0

Struktur sistem komputer

Komponen dasar sistem komputer dapat dibagi menjadi 3 bagian besar, yaitu Hardware/peripheral, yang merupakan penyedia sumber daya untuk komputasi dasar (Memory, CPU, I/O, dll). Bagian kedua adalah Software. Software di sini terdiri dari dua hal, yaitu sistem operasi dan program aplikasi. Dan bagian yang terakhir atau ketiga adalah brainware. Brainware ini tidak hanya manusia atau user saja. Brainware dapat berupa mesin maupun komputer lain.

Kelas Komputer menurut ukuran dan Karakteristik

Jika ditinjau dari segi ukuran, Komputer dapat dibedakan menjadi berbagai jenis, yaitu antara lain: Grid Komputer/super komputer, Mainframe/sistem enterprise, Mini Komputer, komputer Workstation, komputer Desktop, komputer Desk note, Laptop, handled Computer, dan Embedded Computer.

Sedangkan menurut karakteristiknya, komputer terdiri dari beberapa macam, yaitu: single prosesor, Multiprosesor, Personal Computer, Distributed Komputer, System Cluster, dan sytem real time.

Pengoperasian Sistem Komputer

Terdapat minimal 6 operasi dari sistem komputer yang perlu untuk kita fahami. Berikut di antaranya:

  • Perangkat I/O dan CPU dapat berjalan secara konkruen
  • Setiap device controller bertanggungjawab atas device tertentu
  • Setiap device controller memiliki buffer
  • CPU memindahkan data dari /ke memori utama ke /dari buffer computer
  • Operasi I/O adalah pemindahan data dari device ke buffer controller.
  • Device Controller memberitahu CPU bahwa operasi I/O selesai melakukan Interupt.

Interrupt dan penanganannya

Interrupt atau interupsi di dalam sistem komputer, berfungsi untuk memindahkan kontrol ke interrupt service routine, melalui interrupt vector yang mengandung seluruh alamat service routine. Interrupt harus pula mencatat alamat dari interuksi yang di interrupt. Interrupt akan diabaikan jika ada interrupt lain yang sedang diproses pada suatu proses yang sama. Trap adalah interrupt yang disebabkan oleh software, baik yang disebabkan karena error atau permintaan dari user sendiri. Sistem operasi itu bekerja berdasarkan model interrupt driven. Untuk dapat menangani interrupt, maka sistem operasi bertugas untuk menjaga agar keadaa dari CPU dengan cara menyimpan interuksi ke register dan program counter. Tipe dari interrupt terdiri dari 3 hal, yaitu Polling (Programmable I/O, sistem Call pada software, Vectored interrupt sistem.

Operasi I/O

Terdapat beberapa macam tindakan jika terjadi operasi Input Output pada sistem komputer. Pertama: setelah proses Input Output dimulai, kendali akan kembali ke user program saat proses I/O selesai (synchronous). Kedua: Instruksi WAIT menyebabkan CPU idle sampai interrupt selanjutnya. Ketiga: setelah proses Input Output dimulai, kendali akan kembali ke user program tanpa menunggu proses input output selesai (asynchronous).

Agung Suprapto

lecturer, blogger, trainer, network engineer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *