0

Mengenal Teknologi VANET

vanetVANET (Vehicular Ad Hoc Network) adalah teknologi komunikasi data untuk kendaraan bergerak dengan kecepatan tinggi. teknologi ini berbasis wirelessTeknologi VANET mempunyai kesamaan dengan MANET (Mobile Adhoc Network).  pada proses komunikasi data, perangkat memerlukan routing yang tepat.

VANET mempunyai protokol untuk pencacaran data, yaitu:

  1. Unicast Protocol : fungsi kendaraan untuk kendaraan dalam membangun routing sunber ke tujuan (source to destination). unicast routing terbagi 2 kategori, yaitu: Min-delay routing protocol dan Delay-bounded routing protocol
  2. Multicast protocol: adalah routing yang menyampaikan banyak paket data secara serentak dari satu sumber ke seluruh host dalam jaringan melalui koneksi multi-hop
  3. Geocast protocol: adalah routing yang menyampaikan paket berdasarkan pada lokasi spesifik host tujuan. jadi Kendaraan yang berada pada regional tertentu akan menerima dan meneruskan  paket Geocast, jika tidak maka paket tersebut akan mengalami drop
  4. Mobicast Protocol: adalah routing yang memadukan multicast routing dan Geocast routing . Routing ini akan menyampaikan informasi ke semua node yang terhubung dengan jaringan pada sebuah regional tertentu pada jangka waktu tertentu.
  5. Broadcast protocol: routing yang memiliki kemampuan untuk menyebarluaskan sebuah pesan broadcast ke semua perangkat pada VANET

Metode-metode yang digunakan dalam VANET adalah:

  • AODV (Ad hoc On-demand Distance Vector): protocol ini memungkinkan node-node yang bergerak untuk menjaga route ke tujuan selama tidak ada komunikasi aktif. AODV memungkinkan node-node yang bergerak untuk menanggapi link yang terputus secara cepat dan menanggapi perubahan topologi jaringan pada waktu yang tepat.
  • AOMDV (Adhoc On-Demand Multipath Distance Vector Routing): adalah perbaikan dari AODV pada masalah path. AOMDV mencari multipath antara node sumber dan node destination dalam setiap pencarian rute.
  • DSDV (Destination Sequencing Distance Vector): adalah protokol yang bersifat table-driven routing yang digunakan untuk komunikasi perangkat bergerak yang diturunkan dari algoritma Bellman-Ford. fungsi dari algoritma ini adalah untuk mengatasi masalah loop (putaran) pada routing.

Agung Suprapto

lecturer, blogger, trainer, network engineer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *