0

Dasar Teknologi Big Data

big data

dasar konsep big data

Big Data, atau bisa di bilang data besar, adalah penyebutan dari jumlah data multimedia baik teks, video, gambar, audio yang diproduksi tanpa henti dengan peningkatan yang sangat cepat, sehingga Data di dunia ini menjadi sangat besar. Big data menjadi hal yang sangat penting bagi perusahaan-perusahaan seperti google, facebook, twitter, dan perusahaan sejenis, yang memberikan layanan penyimpanan data yang sangat besar dan beragam. ilustrasinya begini: pemakai facebook di dunia ini diklaim mencapai milyaran orang. Jika diasumsikan mereka setiap hari mengupload foto dan video mereka, maka apa yang terjadi jika facebook tidak mempunyai media penyimpanan yang memadai? 🙂 . Apa solusinya? apakah facebook akan membuat aturan baru untuk tidak boleh sering-sering upload ? ataukah facebook akan menghapus data yang sudah diupload ke server setelah sekian waktu yang ditentukan? Tentu tidak. jika Facebook melakukan itu semua, maka tidak lama facebook akan ditinggalkan pelanggannya. Karena secara naluriah, pelanggan tidak mau direpotkan banyak aturan. Mereka sangat suka kebebasan. dan data yang mereka upload akan dijadikan kenangannya..

Big Data sebagai solusi Melonjaknya Data

Perusahaan facebook besutan Mark Z ini sadar betul dengan keadaan ini. Di sinilah teknologi Big Data menjadi solusi yang akan sangat bermanfaat untuk ke depannya. Tidak hanya perusahaan, institusi pemerintahan pun harus memandang ke depan atas tren big data ini. Pada proses penanganan, tidak ada keharusan bagi perusahaan atau institusi pemerintah untuk mempunyai kemampuan sendiri untuk mengelola Big Data sendiri. Seperti contoh perusahaan yang khusus melayani teknologi big data adalah SAS Center, Microsoft HDInsight, Oracle NoSql Database, dll.

Teori Big Data

Terdapat 3 hal yang diperhatikan di masalah big data ini, yaitu

  1. Volume : berhubungan dengan ukuran data.
  2. Velocity : berhubungan dengan kecepatan, yaitu waktu nyata proses aliran data dalam komunikasi data
  3. Variety : berhubungan dengan jenis data, yang biasanya tidak beraturan. seperti percampuran image dengan extensi berbeda, teks, yang berasal dari transaksi e-commerce, sosial media, yang jenisnya sangat bermacam-macam.

jadi secara teori, big data dapat di artikan sebagai teknik manajemen data dengan jumlah volume yang sangat besar, kecepatan yang sangat tinggi, dan variasi data yang sangat banyak, untuk membantu institusi baik perusahaan maupun negara dalam mengelola data dengan efektifitas dan efisiensi yang tinggi, serta membantu dalam melakukan pengambilan keputusan dari data yang ada.

Agung Suprapto

lecturer, blogger, trainer, network engineer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *